Jumat, 06 Agustus 2010



LANGKAH PERBAIKAN MOTHERBOARD



Motherboard atau Mainboard adalah board/ papan utama tempat komponen-komponen utama seperti microprocessor dan memory (RAM, ROM, BIOS) beserta chip kontroler lainnya. Terdapat juga SLOT Ekspansi yaitu tempat untuk memasang card-card tambahan yang berfungsi untuk meningkatkan fasilitas dan kemampuan yang dibutuhkan. Microprossor terpasang pada soket / slot yang sesuai dengan bentuk dan ukuran microprocessor tersebut, seperti soket 370, 470, soket LGA 775, soket A 462 (AMD), soket slot I (Pentium 2 dan 3). Di dalam motherboard, microprocessor berkomunikasi dengan komponen yang lain melalui suatu bus atau jalur data. Bus ini telah berkembang dari bus 66, 100, 133, 200, 266, 333, 400, 500, 800 MHz. Perkembangan ini untuk mengimbangi kerja microprocessor yang semakin cepat. Slot ekspansipun mengalami perkembangan. Tabel diagram motherboard biasanya telah disertakan pada saat anda membeli CPU/ Mainboard.

Mati Total
Periksa power supply: Dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel Atx1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel Atx1 ke motherboard.
Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power Atx di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.

Nyala Tapi Tidak Tampil
Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.

Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
Coba anda install ulang Windows.
Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
CMOS Checksum Failure (Baterai Low)

Gejala kerusakan & Solusinya :
Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).

semoga membantu...........

cara perbaiki MEMORY/RAM

mudah2an j ni bisa sedikit membantu agan2 semua yang sedikit bingung hrus ganti RAM/MEMORY yang lumayan mahal....................

ok langsung j...............

1. cabut memory dari slot nya.................
2. dan bersih kan cukup dengan penghapus pensil
3. caranya digosok bagian kaki memory dengan pengapus pensil tadi
4. jika sudah selesai di bersihkan cba pasang kembali memory yang di bersihkan tadi........
biasanya kalo memory ngak detek itu karena adanya karat di kaki memory tadi......


mudah2an j bisa membvantu, sekian dn terimakasih..............hehehehehehe...........

Rabu, 04 Agustus 2010

Cara Self Test Printer Epson

Cara Self Test Printer Epson

Jika anda sering mendapatkan servisan printer dan anda sering kesulitan untuk test print karena harus pasang driver segala di komputer, mungkin anda perlu mencoba trik ini.

Berikut ini adalah cara print test langsung dari printer tanpa lewat komputer.

Cara Self Test Printer Epson :

Printer Epson type :
C series :
C41, C42, C43, C45, C58, C61, C62, C63, C65, C67, C79, C85, C86, C87, etc.

R series :
R210, R230, R270, etc.

• Siapkan kertas pada printer unit.
• Tekan dan tahan tombol paper/resume lalu tekan tombol power

Printer Epson type :
CX Series : CX 3500, CX 3600, CX3700, CX 5100, CX CX 4900 , CX 5900, etc

• Siapkan kertas pada printer unit.
• Tekan dan tahan tombol power lalu tekan tombol ink/tinta hingga lampu power indikator berkedip 1x lalu lepas kedua tombol tsb.

Rabu, 4 agust 2010


Cara Service Laptop dan Komputer Blue Screen / Dump memory / Layar Biru

Bahasan simkuring kali ini adalah tentang Laptop dan komputer dengan kerusakan Blue Screen / Dump memory / Layar Biru. Kasus ini sering banget terjadi dan ada beberapa dari kita yg sampai bingung menghadapinya.

Beberapa notebook / laptop / komputer terkadang muncul bluescreen. Sebenarnya banyak sekali kemungkinan yang muncul, pada dasarnya bluescreen muncul karena terjadi kesalahan data pada alamat tertentu baik itu data rusak (corrupt), data hilang (missing).

Penyebab Laptop dan Komputer Blue Screen / Dump memory / Layar Biru :

1. Memory / RAM
2. Socket Memory / RAM
3. Harddisk bermasalah
4. Socket Harddisk
5. Virus
6. Data corrupt terhapus tidak sengaja
7. Uninstall program sehingga library windows terhapus
8. dll

Bluescreen akibat memory / RAM rusak atau kotor

Bluescreen yang diakibatkan oleh memory dapat kita ketahui dengan mencoba check memory melalui menu BIOS notebook yang bersangkutan.

Apabila kita sudah memastikan kerusakan di area memory baik RAM itu sendiri maupun socket, maka langkah pertama yang dapat dilakukan. Kita lepas memory yang bersangkutan dan kita bersihkan atau sikat dengan penghapus pensil bagian kaki socket RAM sehingga kerak menjadi bersih, apabila masalah tetap muncul, kita dapat mengganti dengan RAM yang baru.

Apabila cara diatas masih belum efektif , ada kemungkinan socket / dudukan RAM kita bermasalah.

Bluescreen akibat Harddisk yang bermasalah

Harddisk yang bermasalah dapat juga menyebabkan bluescreen, antara lain dikarenakan oleh bad sector, data yang hilang karena virus, instalasi program yang tidak sempurna , ataupun dikarenakan un-install program yang menghapus library (.dll) file yang digunakan oleh system atau program yang akan kita jalankan.

Untuk masalah bad sector dapat kita atasi dengan chkdsk/f , dimana windows akan memberikan tanda agar bagian yang bad tidak digunakan. Btw, apabila yang terkena sector awal atau untuk operating system maka cara ini tidak effektif, cara terbaik adalah mengganti harddisk dengan yang baru.

Apabila error karena virus kita dapat menggunakan antivirus untuk cure (mengobati) file yang corrupt, dan tidak semua file corrupt dapat diobati oleh anti virus, alternatif lain adalah install ulang operating system.

semoga manfa'at.........